Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kepemimpinan, dalam artian sangat singkat, adalah ilmu mempengaruhi orang lain.
Sebagai seorang muslim, beruntunglah kita karena nilai-nilai kepemimpinan yang sempurna telah ada pada diri Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Dari pengalaman mereka yang terukir dalam sejarah, alangkah bijaknya sebagai seorang pemuda bila kita membaca dan mempelajari shirah mereka sebagai bahan pembelajaran. Memang banyak teori-teori mengenai kepemimpinan, tetapi sejatinya sebagai seorang muslim, kepemimpinan dalam Islam tetaplah nomor satu. Sehingga alangkah bijaknya apabila kita mempelajari nilai-nilai tersebut dari sejarah Islam.
Rasulullah SAW, menerima wahyu pertama di gua Hira saat berusia 40 tahun. Dimulai dari berdakwah secara sembunyi hingga terang-terangan, beliau akhirnya menjadikan jazirah arab sebagai basis mukmin hanya dalam waktu 23 tahun! Satu masa yang sangat singkat bila dibandingkan dengan zaman rasul sebelumnya.
Jika kita mengkajinya lebih dalam, kunci kesuksesan tersebut salah satunya adalah kepemimpinan. Tanpa kemampuan memimpin yang cerdas, Rasulullah SAW tidak mungkin Islam mencapai kesempurnaan dalam waktu sesingkat itu. Memang benar bahwa semua adalah atas izin dari Allah SWT, tetapi jangan pernah lupa dalam surat Ar-Raad ayat 13:
Dan orang-orang yang kafir berkata, "Mengapa tanda tidak diturunkan kepadanya dari Tuhannya?" Anda hanya seorang pemberi peringatan, dan untuk setiap orang adalah panduan.
Kunci kesuksesan Rasulullah SAW, terdapat pada 4 kekuatan kepemimpinan:
1. Kekuatan Inspirasi
2. Kekuatan motivasi
3. Kekuatan solusi
4. Kekuatan memprediksi (kejadian dimasa depan)
Dalam pelaksanaannya, Rasulullah sangat dekat dengan orang-orang yang dipimpinnya. Sehingga dengan terbentuknya kemesraan antara pemimpin dengan yang dipimpin, akan terbentuk ikatan emosi yang kuat dan rasa saling percaya yang tinggi.
Indonesia membutuhkan pemimpin yang beriman, tawakal, dan tawadlu. Sebagai seorang pemuda, kita dituntut untuk memiliki sifat kepemimpinan. Ada banyak cara untuk mempelajarinya. Sebagai seorang muslim, pembelajaran terbaik adalah sejarah yang terukir dalam perabadan Islam di zaman Rasulullah SAW. Karena hidup itu singkat, sedangkan banyak hal yang harus dikerjakan, maka seorang muslim harus menggunakan waktu hidup dengan sebaik-baiknya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Hidup itu singkat, maka buatlah sesuatu yang berarti: untuk dirimu, keluargamu, dan agamamu.
PRPM Bumiaji.


0 komentar:
Posting Komentar
Kebaikan Munculnya dari hati yang baik, Berkomentarlah dengan Sopan dan bersifat mendukung / mengembangkan.